Rabu, 19 Oktober 2011

Contaoh Surat Lamaran Kerja


Lamongan, 20 Oktober 2011

Hal      : LAMARAN PEKERJAAN
Lamp   : 6 Lembar

Kepada Yth.
Bapak Kepala PT. Bahari Biru  Nusantara (Baruna)
Di tempat


Dengan hormat,

Sehubungan dengan informasi yang saya dapat bahwa perusahaan Bapak sedang membutuhkan karyawan.  Dengan ini saya berminat mengajukan diri saya  bekerja di perusahaan yang Bapak pimpin.

Yang bertanda tangan di bawah ini saya :

Nama                           : KHOIRONI
Tempat tanggal lahir   : Lamongan, 12 Januari 1992
Jenis kelamin               : Laki-laki
Agama                         : Islam
Pendidikan terakhir     : SMA M 09 Sedayulawas
Alamat                        : Ds. Cumpleng RT 04 / RW 11 Kec. Brondong Kab. Lamongan 
No. Hp                        : 081515621101

       Dengan ini saya mengajukan surat lamaran pekerjaan agar kiranya dapat di terima sebagai karyawan khususnya bagian packing.

       Selanjutnya sebagai bahan pertimbangan maka bersama ini saya lampirkan beberapa surat persyaratan sebagai berikut :

1.         Satu lembar darftar riwayat hidup.
2.         Satu lembar fotokopi ijasah SMA.
3.         Satu lembar fotokopi SKCK.
4.         Satu lembar fotokopi surat kesehatan.
5.         Satu lembar fotokopi KTP.
6.         Dua lembar foto berwarna ukuran 4x6.

       Demikian surat lamaran dari saya atas perhatian dan pertimbangannya, saya ucapkan terima kasih.





   Hormat saya




                    ( KHOIRONI)

Sabtu, 15 Oktober 2011

Pengalaman Kerja

Kampoeng Halaman _Que

KRIPTOGRAFI


1. 1 Latar belakang
Berkat perkembangan teknologi yang begitu pesat memungkinkan manusia dapat berkomunikasi dan saling bertukar informasi/data secara jarak jauh. Antar kota antar wilayah antar negara bahkan antar benua bukan merupakan suatu kendala lagi dalam melakukan komunikasi dan pertukaran data. Seiring dengan itu tuntutan akan sekuritas (keamanan) terhadap kerahasiaan informasi yang saling dipertukarkan tersebut semakin meningkat. Begitu banyak pengguna seperti departemen pertahanan, suatu perusahaan atau bahkan individu-individu tidak ingin informasi yang disampaikannya diketahui oleh orang lain atau kompetitornya atau negara lain. Oleh karena itu dikembangkanlah cabang ilmu yang mempelajari tentang cara-cara pengamanan data atau dikenal dengan istilah Kriptografi.

Dalam kriptografi terdapat dua konsep utama yakni enkripsi dan dekripsi. Enkripsi adalah proses dimana informasi/data yang hendak dikirim diubah menjadi bentuk yang hampir tidak dikenali sebagai informasi awalnya dengan menggunakan algoritma tertentu. Dekripsi adalah kebalikan dari enkripsi yaitu mengubah kembali bentuk tersamar tersebut menjadi informasi awal.

Algoritma kriptografi berdasarkan jenis kunci yang digunakan dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu :
·         Algoritma simetris
Dimana kunci yang digunakan untuk proses enkripsi dan dekripsi adalah kunci yang sama
·         Algoritma asimetris
Dimana kunci yang digunakan untuk proses enkripsi dan dekripsi menggunakan kunci yang berbeda.

Sedangkan berdasarkan besar data yang diolah dalam satu kali proses, maka algoritma kriptografi dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu :
·         Algoritma block cipher
Yaitu Informasi/data yang hendak dikirim dalam bentuk blok-blok besar (misal 64-bit) dimana blok-blok ini dioperasikan dengan fungsi enkripsi yang sama dan akan menghasilkan informasi rahasia dalam blok-blok yang berukuran sama.

·         Algoritma stream cipher
Informasi/data yang hendak dikirim dioperasikan dalam bentuk blok-blok yang lebih kecil (byte atau bit), biasanya satu karakter persatuan persatuan waktu proses, menggunakan tranformasi enkripsi yang berubah setiap waktu.

Camellia merupakan algoritma kriptografi simetris blok cipher. Dalam Camellia proses enkripsi dan dekripsi dilakukan pada blok data berukuran 128-bit dengan kunci yang dapat berukuran 128-bit, 192-bit, 256-bit. Algoritma Camellia dikembangkan oleh :
  • Kazumaro Aoki (NTT - Nippon Telegraph and Telephone Corp.)
  • Tetsuya Ichikawa (Mitsubishi electric Corp.)
  • Masayuki Kanda (NTT – Nippon Telegraph and Telephone Corp.)
  • Mitsuru Matsui (Mitsubishi electric Corp.)
  • Shiho Moriai (NTT – Nippon Telegraph and Telephone Corp.)
  • Junko Nakajima (Mitsubishi electric Corp.)
  • Toshio Tokita (Mitsubishi electric Corp.)
Dimana versi 1.0 pada bulan Juli 2000, versi 2.0 pada September 2001 dan versi 2.1 pada Febuari 2002.

II         Kriptografi

2. 1 Dasar Kriptografi
2. 1. 1 Teori Kriptografi
Kriptografi adalah suatu ilmu yang mempelajari bagaimana cara menjaga agar data atau pesan tetap aman saat dikirimkan, dari pengirim ke penerima tanpa mengalami gangguan dari pihak ketiga. Menurut Bruce Scheiner dalam bukunya "Applied Cryptography", kriptografi adalah ilmu pengetahuan dan seni menjaga message-message agar tetap aman (secure).
Konsep kriptografi sendiri telah lama digunakan oleh manusia misalnya pada peradaban Mesir dan Romawi walau masih sangat sederhana. Prinsip-prinsip yang mendasari kriptografi yakni:
·         Confidelity (kerahasiaan) yaitu layanan agar isi pesan yang dikirimkan tetap rahasia dan tidak diketahui oleh pihak lain (kecuali pihak pengirim, pihak penerima / pihak-pihak memiliki ijin). Umumnya hal ini dilakukan dengan cara membuat suatu algoritma matematis yang mampu mengubah data hingga menjadi sulit untuk dibaca dan dipahami.
·         Data  integrity (keutuhan data) yaitu layanan yang mampu mengenali/mendeteksi adanya manipulasi (penghapusan, pengubahan atau penambahan) data yang tidak sah (oleh pihak lain).
·         Authentication   (keotentikan)   yaitu   layanan   yang   berhubungan   dengan identifikasi. Baik otentikasi pihak-pihak yang terlibat dalam pengiriman data maupun otentikasi keaslian data/informasi.
·         Non-repudiation (anti-penyangkalan) yaitu layanan yang dapat mencegah suatu pihak untuk menyangkal aksi yang dilakukan sebelumnya (menyangkal bahwa pesan tersebut berasal dirinya).

Berbeda dengan kriptografi klasik yang menitikberatkan kekuatan pada kerahasiaan algoritma yang digunakan (yang artinya apabila algoritma yang digunakan telah diketahui maka pesan sudah jelas "bocor" dan dapat diketahui isinya oleh siapa saja yang mengetahui algoritma tersebut), kriptografi modern lebih menitikberatkan pada kerahasiaan kunci yang digunakan pada algoritma tersebut (oleh pemakainya) sehingga algoritma tersebut dapat saja disebarkan ke kalangan masyarakat tanpa takut kehilangan kerahasiaan bagi para pemakainya.
Berikut adalah istilah-istilah yang digunakan dalam bidang kriptografi :
  • Plaintext  (M)  adalah pesan yang hendak  dikirimkan  (berisi  data asli).
  • Ciphertext  (C)  adalah pesan ter-enkrip (tersandi) yang merupakan hasil enkripsi.
  • Enkripsi (fungsi E) adalah proses pengubahan plaintext menjadi ciphertext.
  • Dekripsi (fungsi D) adalah kebalikan dari enkripsi yakni mengubah ciphertext menjadi plaintext, sehingga berupa data awal/asli.
  • Kunci adalah suatu bilangan yang dirahasiakan yang digunakan dalam proses enkripsi dan dekripsi.

Kriptografi itu sendiri terdiri dari dua proses utama yakni proses enkripsi dan proses dekripsi. Seperti yang telah dijelaskan di atas, proses enkripsi mengubah plaintext menjadi ciphertext (dengan menggunakan kunci tertentu) sehingga isi informasi pada pesan tersebut sukar dimengerti.

            plaintext                                    ciphertext                                   plaintext

                         

       kunci enkripsi                            kunci dekripsi

Gambar 2.1 Diagram proses enkripsi dan dekripsi
Peranan kunci sangatlah penting dalam proses enkripsi dan dekripsi (disamping pula algoritma yang digunakan) sehingga kerahasiaannya sangatlah penting, apabila kerahasiaannya terbongkar, maka isi dari pesan dapat diketahui.
Secara matematis, proses enkripsi merupakan pengoperasian fungsi E (enkripsi) menggunakan e (kunci enkripsi) pada M (plaintext) sehingga dihasilkan C (ciphertext), notasinya :

Ee(M) – C
Sedangkan untuk proses dekripsi, merupakan pengoperasian fungsi D (dekripsi) menggunakan d (kunci dekripsi) pada C (ciphertext) sehingga dihasilkan M (plaintext), notasinya :

Dd(C) = M
Sehingga dari dua hubungan diatas berlaku :
Dd(Ee(M)) = M




Http.khoirony12.blogspot.com

Belajar Ms. excel

Pengenalan Ms. Excel




 Sistem Kerja Ms. Excel untuk Smp, Sma (sederajat)


A. data tanggal (DATE)




B. Menformat Data Tanggal




C. Data Waktu (Time)




D. Menformat Data Waktu




E. Menghitung Selisih dua waktu




F. Mencari Waktu




G.Sel relatif, Absolut dan semi absolut



    - Diskon




H. Fungsi Statistika




I. Menggunakan Toolbar Auto Sum




,=SUM(number1,number2……})




,= MAX(number1,number2……})




,=MIN(number1,number2……})




,=AVERAGE(number1,number2……})




,=COUNTIF(number1,number2……})




,=COUNT(number1,number2……})




J. Fungsi Matematika




a. SUMIF




b. Fungsi Round




c. Roundup




d.Rounddown




e. Fungsi Rank




L. Fungsi Text (String)




a.Fungsi Left




b. Fungsi Right




c. Fungsi Mid




N. Fungsi Logika IF




Relasi logika yang sering digunakan dalam perhitungan



NO Arti Simbol



1 sama dengan .=



2 lebih besar >



3 lebih kecil <



4 lebih besar atau sama dengan >=



5 lebih kecil atau sama dengan <=



6 tidak sama <>



a. IF(logikal test; True;False)




b. IF(b4=1;"barat";"timur")




c. IF(logical test;true1;IF(logical test;true2;false)


ket : logical test adalah golongan="2a","2b","2c"


d. IF(C4="2a";1000000;IF(C4="2b";1250000;1500000))


O. Fungsi IF dengan Operator AND dan OR



,=IF(AND(Logical test1;Logical test2);true;false)


,=IF(OR(Logical test1;Logical test2);true;false)


P. Logika String




.=IF(left(A4;2)="BQ";"BOURAK";IF(LEFT(A4;2)="GA";"GARUDA";IF(LEFT(A4;2)="MA";MERPATI";MANDALA"
.=IF(MID(A4;3;3)="365";2000000;IF(MID(A4;3;3)="430";2550000;IF(MID(A4;3;3)="245";3000000;3500000)))
,=IF(RIGHT(A4;3)=BLI";"BALI";IF(RIGHT(A4;3)"JKT";"JAKARTA"BANDUNG"))
Q.Fungsi Vlookup, Hlookup dan Choose.